back
Serambi MADURA https://zkarnain.tripod.com/
Internet Based Life-long Learning Environment
for Maintaining Professional Vitality

Radar Madura
Selasa, 12 September 00
Jawa Pos


Menggali Sumur Keluar Semburan Api
Ketinggiannya mencapai 10 meter dari Permukaan tanah

PAMEKASAN - Masyarakat Dusun Tengah, Desa Gugul, Kecamatan Tlanakan, sejak Minggu sore dikejutkan oleh kejadian unik berupa semburan api dari lubang galian sumur bor. Semburan itu mencapai ketinggian sekitar 5 meter. Anehnya lagi selain semburan api dilubang sumur bor itu juga muncul semburan air yang keluar bersamaan dengan semburan api.

Informasi yang berhasil dihimpun Radar Madura menyebutkan, semburan api yang diduga berasal dari gas bumi itu muncul sejak hari Minggu pukul 16.00 WIB. Kemudian keesokan harinya Senin pagi sekitar pukul 05.00 WIB semburan bertambah dengan semburan air dari lubang yang sama. Hanya saja semburan air itu tidak setinggi semburan api.

Diperkirakan semburan air tersebut berasal dari sumber air bawah tanah yang menyembur keatas karena terdesak oleh semburan gas bumi.

Menurut Kepala Desa Gugul, Muhammad Yahya, seorang warga desanya bernama Limin bermaksud membuat sumur bor dipojok sawahnya. Limin kemudian mengundang empat orang tenaga tehnik dari desa Galis Kecamaran galis. Penggalian dilakukan sejak hari Sabtu pagi. Setelah memasuki hari kedua, tepatnya sekitar pukul 16.00 WIB kedalaman penggalian mencapai sekitar 20 meter. Sementara pipa paralon yang dimasukkan baru mencapai sekitar 16 meter.

Sebelum berbentuk semburan api mula mula dari lubang galian itu keluar hawa dingin seperti bau bensin, kemudian terus muncul semburan gas dengan suara menderu. Saat itu juga penggalian dihentikan. ''Pada saat itu ada seseorang tenaga yang usil melempari semburan itu dengan api dari korek api. Tahu tahu langsung semburan itu berubah menjadi api yang menjilat keatas hingga sekarang," ungkap Yahya.

Semburan itu terus membesar hingga mencapai ketinggi sepuluh meter dari permukaan tanah. Pada malam hari semburan itu membiaskan sinar yang menerangi sekitar lokasi. Bahkan saat siang hari saja semburan itu sangat tampak jelas kelihatan dari jarak sekitar 100 meter dari jalan raya.

Uniknya lagi, disekitar lokasi semburan itu bukan tanah gersang, melainkan tanahnya cukup subur, karena disekitar lokasi itu ada pompa air besar yang menjadi tempat mengaliri kebutuahan tanaman disekitarnya.

Para pejabat pemerintah Kabupaten II Pamekasan, Senin kremarin langsung meninjau lokasi, termasuk Bupati Pamekasan Drs Dwiatmo hafioyanto bersama istri. Sebelumnya Camat Tlanakan Drs Herman kusnadi sejak pagi telah berada ditempat bersam aparat Muspika Tlanakan. Kapolres Pamekasan, Superintendent Syahrul Mamma SH meminta agar masyarakat sekitar berhati hati. Karena bisa jadi di saat musim kemerau seperti sekarang semburan api itu menjalar dan mengakibatkan kebakaran. Apa lagi disekitar lokasi semburan itu banyak pepohonan yang daunnya mengering akibat msim kemarau.

Semburan api ini diduga berkaitan dengan Api Tak Kunjung Padam yang terletak di Dusun Jangkah, Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan. Karena letaknya jika ditarik garis lurus dari lokasi semburan api itu dengan lokasi Api Tak Kunjung Padam hanya sekitar dua kilometer. Perbedaannya api di Api Tak Kunjung Padam tidak menyebur, sementara api yang keluar dari galian sumur bor itu menyebur keatas. (dwi)