back
Serambi MADURA http://zkarnain.tripod.com/
Internet Based Life-long e-Learning Environment
for Maintaining Professional Vitality

Metropolis
Rabu, 15/11/2000
Jawa Pos


Separoh Biaya Suramadu Ditanggung Pusat
Mendagri dan Menkeu Janji Bantu Dana

SURABAYA - Keinginan warga Jatim untuk segera memiliki jembatan yang menghubungkan Pulau Jawa dengan Madura tampaknya akan segera terpenuhi. Bahkan untuk hal tersebut, pemerintah pusat telah menyatakan kesiapannya membantu sebagian dana yang dibutuhkan.

Kepastian tersebut diperoleh saat komisi D DPRD Jatim melakukan kunjungan ke dua lembaga tersebut. " Mereka menyatakan kesiapannya membantu pendanaan pembangunan Suramadu," kata Anggota Komisi D DPRD Jatim Edy Wahyudi ktika dihubungi di Jakarta, tadi malam.

Seperti pernah diberitakan, dalam kunjungannya ke Jatim beberapa waktu lalu Presiden Abdurrahman Wahid, secara khusus menitipkan pesan kepada Gubernur Imam Utomo, agar pembangunan jembatan Suramadu segera diwujudkan. Setelah menerima pesan presiden tersebut, gubernur meminta bantuan kepada DPRD Jatim untuk ikut memperjuangkannya kepada pemerintah pusat. Terutama untuk masalah pendanaan. Sebab pembangunan jembatan yang rencananya sudah dicanangkan sejak Menristek masih dijabat BJ Habibie itu, diperkirakan akan menelan biaya sebesar Rp 2 triliun.

Menurut Edy, pemerintah pusat siap membantu separuh biaya pembangunan, atau sebesar Rp 1 triliun. Dana tersebut akan diberikan secara bertahap selama tiga tahun. Karena direncanakan pembangunan tersebut juga akan memakan waktu tiga tahun.

Tahap pertama dan kedua, masing-masing akan diberikan sebesar Rp 350 miliar. Kemudian pada pemberian terakhir, atau tahun ketiga akan diserahkan dana sebesar Rp 300 miliar.

Kantor mendagri dan menkeu, kata Edy, saat ini menunggu proposal pembangunan dari pemprov Jatim. "Proposal tersebut nanti akan dipelajari, dan selanjutnya mereka siap memberikan dana," tambahnya.

Bagaimana dengan sebagian masyarakat Madura yang masih menolak, karena khawatir tercemari industrialisasi ? Menurut Edy, industrialisasi di Madura akan dikembangkan sedikit demi sedikit, sesuai kultur masyarakat Madura. "Jadi tidak akan dilakukan secara drastis," ucapnya. (nw)