back
Serambi MADURA http://zkarnain.tripod.com/
Internet Based Virtual Life-long Learning Environment
for Maintaining Professional Vitality

Radar Madura
Jumat, 26 Mei 2000
Jawa Pos


K.H. Ramdlan Siradj Resmi Pimpin Sumenep
Gubernur Jatim: Sumenep Cukup Potensial Hadapi Otoda

SUMENEP - Serasa ada yang berbeda dari sekian pelaksanaan prosesi pelantikan bupati Sumenep pada sebelumnya. Dari sejak awal acara, sorot pandang sekitar tiga ratus undangan lebih yang umumnya para kyai itu pandangannya tertumpu pada KH Ramdlan Siradj, B.A., yang nampak cukup tegang. Hal ini dimaklumi, sebab sebagaimana kita tahu bupati yang dikenal sebelumnya sebagai pimpinan ponpes Nurul Islam Karang Cempaka Bluto itu juga menjabat Rois Am Syuriah NU Cabang Sumenep. Apalagi, tatacara protokoler yang mengharuskan dirinya tampil gagah dan tegap dengan pakaian dinas lengkap. Performance yang demikian itu, tentu sangat bertolak belakang dan jauh dari sosok seorang kiai yang biasa bersahaja.

Walaupun demikian, dari waktu ke waktu prosesi pelantikan itu tetap berjalan lancar sesuai jadwal. Sementara itu turut menyaksikan pelaksanaan pelantikan itu pembantu gubernur Wilayah VI Pamekasan berseta seluruh bupati se wilayah Madura.

Sulit sekali memastikan berapa jumlah undangan yang hadir. Untungnya, pihak panitia sudah mengantisipasinya dengan pemasangan tenda lengkap dengan kursi-kursinya di pelataran halaman pendopo Agung. Kehadiran sejumlah tokoh masyarakat, alim ulama, DPRD Tk I Jatim yang juga turut menghadiri prosesi pelantikan secara hikmat.

Gubernur Jawa Timur Imam Utomo S dalam sambutannya mengatakan bahwa, Secara geografis, Sumenep terdiri atas wilayah yang mempunyai luas perairan dan laut lebih kurang 50.000 km dengan tujuh puluh enam puluh. Berkenaan dengan prospek pembangunan melalui pelaksanaan otonomi daerah, Sumenep merupakan daerah yang cukup potensial untuk melaksanakan otonomi daerah.

Soal potensi Sumenep, kata Imam, akan dapat lebih dikembangkan pada masa yang akan datang seperti potensi berbagai jenis ikan andalan untuk dieksport. Seperti rumput laut, gas alam mutiara dan taman laut nasional. ''Potensi ini akan dapat dimanfaatkan secara optimal, akan tetapi harus diimbangi dengan upaya peningkatan SDM bidang kelautan, tranportasi laut yang sangat mamadai,'' paparnya.

Sejumlah tokoh masyarakat yang sempat dihubungi DUTA berharap agar kepemimpinan Ramdlan kedepan mampu memberikan kebijakan yang berpihak kepada rakyat. ''Pelaksanaan pilbup kan berlangsung secara demokratis yang diwakili wakil rakyat. Saya kira seluruh masyarakat akan merasa gembira dan mendukungnya,'' ujar KH Taufiqurahman, Ketua Tandfidziyah NU Sumenep. Dirinya juga menegaskan bahwa tampilnya Ramdlan sebagai bupati bukanlah milik NU, PKB. Tapi bupatinya masyarakat Sumenep.

Sementara itu, kepada para wartawan di tempat kediamannya, Ramdlan Siraj sehari sebelum dirinya dilantik menjadi bupati Sumenep mewarning dengan tegas, bahwa dirinya tidak akan melakukan jual beli dalam kebijakan. ''Saya tidak akan berdagang kebijakan. Itu bisa dibuktikan,'' tegas ketua Rais Syuriah NU Sumenep dengan penuh yakin.

Kepada elemen masyarakat baik LSM, Parpol, ormas, maupun wartawan, dirinya tidak akan menutup diri jika memang ada informasi yang perlu diberikan kepadanya. ''Silahkan berikan masukan kalau ada hal-hal yang perlu diinformasikan sebagai masukan kepada saya, asalkan jujur,'' tandasnya.

Ditanya, soal komentar sejumlah LSM dan beberapa anggota dewan yang mendeadline pemerintahannya selama 100 hari. Dengan senyum khasnya, pengasuh Ponpes Nurul Islam Karang Cempaka Bluto ini minta agar semua pihak bisa mengkritisi keadaan dengan proporsional. ''Saya sangat hargai sikap kritis itu. Asalkan objektif, jujur dan proporsional,'' lanjut bupati yang 18 mei kemarin genap berusia 45 tahun (sul/rif)