back
Serambi MADURA http://zkarnain.tripod.com/
Internet Based Virtual Life-long Learning Environment
for Maintaining Professional Vitality

JAWA TIMUR
Kamis, 04 Mei 2000
Surabaya Post


Sebagian Anggota DPRD Akan Oposisi
Buntut Pemilihan Bupati Sumenep

Sumenep - Surabaya Post

Anggota DPRD Sumenep dari Fraksi Gabungan akan beroposisi dengan terpilihnya calon FPKB KH Ramdhan Siraj sebagai Bupati Sumenep dan Drs Abdul Muiz sebagai wakil Bupati. Sebab Ketua DPRD Sumenep dari FPKB yang memiliki 25 kursi (terbanyak), bupati dan wakil bupati terpilih 'jagonya' FPKB.
"Kami anggota DPRD, terutama dari F-Gabungan, akan beroposisi. Maksudnya agar roda pemerintahan dan pembangunan di Sumenep betul-betul ada yang mengontrol secara ketat. Karena sekarang legislatif dan eksekutif sudah 'dikuasai' PKB," kata Dedy Afriyanto SE, dari F Gabungan DPRD Sumenep, seusai acara pemilihan Cabup dan Cawabup Sumenep, Rabu (3/5) siang.
Dikatakan karena Bupati dan wakilnya yang 'mendudukkan' FPKB, bagaimana DPRD yang mayoritas dari FPKB akan mengontrolnya secara tegas. "Mau tidak mau kami anggota dewan di luar FPKB, harus mempunyai daya kontrol yang kuat terhadap jalannya pemerintahan Sumenep," ujar alumni FE Unibang ini.
Menurut Dedy karena Bupatinya belum mempunyai pengalaman dalam pemerintahan, maka perlu diberi waktu tiga bulan. "Seharusnya dalam bulan pertama sudah bisa dikontrol. Tetapi kita lihat tiga bulan bagaimana Bupati memimpin Sumenep. Apa lebih bagus atau mundur," kata anggota DPRD dari PDIP.
Bila DPRD kontrolnya lemah LSM yang akan melakukannya. "Bila anggota dewan tidak bisa mengontrol kami akan berteriak," ujar Dadang dari LSM di Sumenep.
Bupati terpilih, KH Ramdlan Siraj BA, ditemui di rumahnya Ponpes Nurul Islam, Desa Karang Cempaka, Kecaamatan Bluto, Sumenep, mengatakan agar DPRD Sumenep tetap kritis terhadap kepemimpinannya nanti. "Walau saya dicalonkan dari FPKB, bila dalam menjalankan roda pemerintahan kurang benar, agar diingatkan. Kalau saya dibiarkan, berarti saya dikhianati," tegasnya. (kas, len)