back
Serambi MADURA http://zkarnain.tripod.com/
Internet Based Life-long Learning Environment
for Maintaining Professional Vitality

18:45
Kamis, 15 September 00
Jawa Pos Online


Fadhilah Budiono Diperiksa Denpom

Surabaya - Fadhilah Budiono yang memenangkan pemilihan Bupati Sampang, Madura, Jatim periode 2000-2005 diperiksa petugas Denpom V/4 di Surabaya, Kamis, sebagai tersangka dalam kasus penggelapan operasi pasar khusus (OPK) beras rawan pangan dan bantuanpengungsi Sambas senilai Rp 1 miliar.

"Ya betul, hari ini, Pak Fadhilah diperiksa sebagai tersangka," kata Komandan Detasemen Polisi Militer (Denpom) V/4, Letkol (CPM) Nana Rohana.

Akhir-akhir ini, kota Sampang sempat tegang karena adanya unjuk rasa ribuan pendukung Fadhilah yang kemudian dibalas oleh kelompok anti Fadhilah. Kelompok anti Fadhilah menuduh bahwa pemilihan bupati pada 22 Juli 2000 tidak sah karena ada seorang anggota yang telah mengundurkan diri tetapi memberikan suaranya.

Selain masalah proses pemilihan yang dianggap cacat tersebut, Fadhilah yang juga perwira menengah Polri dengan pangkat Senior Superintendent (Kolonel) itu juga menjadi tersangka dalam kasus korupsi Rp 1 miliar.

Letkol Nana mengatakan, Fadhilah diperiksa oleh seorang perwira di Denpom. Namun, ia enggan menjelaskan pangkat perwira pemeriksa tersebut.

Menurut dia, petugas sudah merencanakan 42 pertanyaan, namun tidak semuanya ditanyakan karena Fadhilah pamit meninggalkan ruang pemeriksaan untuk kepentingan keluarga.

"Rencananya ada 42 item pertanyaan, tapi karena tersangka pamit untuk meninggalkan ruang pemeriksaan karena akan menghadiri pemakaman seseorang, yang sempat ditanyakan hanya 20 item," katanya.

Untuk menuntaskan seluruh pertanyaan itu, petugas akan memanggil kembali Fadhilah pada Senin (18/9) di markas Denpom V/4. "Kalau mau tahu lebih banyak silahkan datang saja hari Senin, nanti kita ikut sama-sama," kata Nana.

Ditanya salah satu pertanyaan yang diajukan kepada tersangka, Dandenpom enggan menjawabnya. Ia juga menolak menjelaskan jawaban yang diberikan Fadhilah. "Rahasia dong. Sudahlah, ikuti saja pemeriksaan hari Senin," ujar perwira menengah melati dua itu.

Sementara itu, Fadhilah yang dihubungi melalui telepon selulernya hanya dijawab oleh isterinya. Isterinya menjawab bahwa Fadhilah sedang berada di Polda Jatim.

(ant)