back
Serambi MADURA http://zkarnain.tripod.com/
Internet Based Life-long Learning Environment
for Maintaining Professional Vitality

SENI HIBURAN
Kamis, 14 September 00
Surabaya Post


Fakultas Sastra Unair Siapkan Tiga Jurusan Baru

Surabaya - Surabaya Post

Dekan Fakultas Sastra Universitas Airlangga, Prof Wahjoedi SH mengatakan, fakultasnya kini terus berbenah. Di tengah keterbatasan sarana dan sumber daya manusia, fakultas termuda di universitas tersebut kini dipacu untuk meningkatkan kualitasnya. Fakultas ini sekarang bahkan telah merencanakan pembukaan tiga jurusan baru.
Kepada Surabaya Post, Rabu (13/9), Prof Wahjoedi mengatakan, Fakultas Sastra Unair sekarang memiliki sekitar 500 mahasiswa yang terbagi di tiga jurusan yaitu Sastra Indonesia, Sastra Inggris, dan Sejarah. Mereka dibina sekitar 50 dosen, termasuk dosen tidak tetap.
Didampingi PD I Dra Sudijah MA dan PD II Dra Adi Setijowati MHum, Prof Wahjoedi menjelaskan, sebagai fakultas terbaru di Unair, Fakultas Sastra menyadari kurangnya tenaga SDM untuk membina para mahasiswa. "Terutama dari segi kepangkatan, tenaga dosen fakultas kami masih belum memadai," kata Wahjoedi, tenaga "pinjaman" dari Fakultas Hukum Unair.
Tetapi, menurut Wahjoedi, sekitar 60% tenaga dosen sudah memiliki gelar Strata 2 (S-2), sebagian sedang menempuh program tersebut. Seorang di antaranya sedang menumpuh studi program S-3 (doktor).
Embrio fakultas ini diawali dari dibukanya Jurusan Bahasa dan Sastra di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga pada 1988. Pada Desember 1998, Depdikbud (kini Depdiknas. Red) secara resmi menyetujui berdirinya Fakultas Sastra. Wahjoedi sendiri dilantik sebagai dekan pada Juni 1999.

Berbagai Seminar

Dalam upaya meningkatkan aktivitas akademiknya, Fakultas Sastra Unair aktif mengadakan berbagai seminar bahasa dan ceramah-ceramah sastra. "Penyair W.S. Rendra, misalnya, telah diundang dua kali dalam setahun terakhir ini," kata PD I Dra Sudijah MA.
Fakultas Sastra Unair juga menyelenggarakan seminar bahasa hukum, yang diikuti para praktisi hukum. Acara ini menggandeng Lembaga Kebudayaan Belanda Erasmus Huis di Jakarta.
Para dosen dan mahasiswa didorong untuk meningkatkan kegiatan menulis ilmiah. Meskipun masih baru, Fakultas Sastra memiliki jurnal ilmiah "Wacana Humaniora" untuk para dosen, dan "Situs" untuk para mahasiswa.
Sambil mengukur kekuatan, Fakultas Sastra sekarang sedang merencanakan pembukaan tiga jurusan baru yaitu bahasa Jepang, Mandarin, dan Arab. "Namun yang sudah hampir siap adalah pembukaan jurusan bahasa Jepang," kata PD II Dra Adi Setijowati.
Prof Wahjoedi menambahkan, pada akhir jabatannya sebagai Dekan dirinya berharap ketiga jurusan baru tersebut bisa terealisasi seluruhnya.
Kegiatan lain yang dilakukan fakultas tersebut adalah menyelenggarakan kursus-kursus bahasa. Selain bahasa Inggris, kursus yang ditawarkan adalah kursus bahasa Jepang, Jerman, Prancis, Mandarin, dan Arab.

Sastra Inggris

Dari ketiga jurusan di Fakultas Sastra Unair, Jurusan Sastra Inggris paling banyak diminati. Dalam UMPTN belum lama ini, ada 1994 lulusan SMU yang mendaftar di jurusan tersebut. Namun mereka yang diterima hanya 50 orang, dua di antaranya tidak mendaftarkan kembali.
Ketua Jurusan Sastra Inggris, Dra Christinawati, mengatakan, mahasiswa di jurusannya disiapkan tidak hanya dalam keilmuan, tetapi juga memiliki keterampilan aplikatif. Untuk itu, para mahasiswa ditawari beberapa mata kuliah pilihan, antara lain kewirausahaan (entrepreneurship), pengenalan bisnis (introduction to business), kehumasan, turisme, aplikasi komputer, dan jurnalisme. Selain itu juga ada mata kuliah pilihan bahasa asing yaitu bahasa Jepang, Prancis, Belanda, dan Arab masing-masing bernilai 3 satuan kredit sementer (SKS).
Christinawati juga mengatakan, sejumlah mahasiswanya telah bekerja pula, di antaranya di surat kabar Indonesian Daily News, SCTV dan TVRI.
"Kami menginginkan, para mahasiswa yang lulus bisa segera terserap di dunia kerja," kata Christinawati. (dph)