back
Serambi MADURA http://zkarnain.tripod.com/
Internet Based Life-long Learning Environment
for Maintaining Professional Vitality

SURABAYA
Kamis, 14 September 00
Surabaya Post


Prihatin Kasus Sampang, Ikatan Penghapal Al Quran Indonesia Gelar Istighosah

Surabaya - Surabaya Post

Susul seruan moral LBH Surabaya, Ikatan Penghafal Al Quran Indonesia (IPAI) mengeluarkan pernyataan keprihatinan atas kemelut di Sampang berkait dengan masalah pemilihan bupati. Mereka berharap kasus memalukan itu tak menjalar ke daerah lain di Jatim.
"Kami ingatkan agar para elite politik di daerah itu menyadari tanggung jawab di hadapan Allah dan masyarakat. Dalam kasus ini jangan mengumbar emosi untuk meloloskan jagonya masing-masing," kata KH Abdul Aziz Dja'far, Ketua Umum IPAI dalam pernyataannya yang diterima Surabaya Post, Rabu (13/9).
Abdul Aziz yang juga berasal dari Madura itu mengaku malu melihat kasus tersebut, apalagi antar-elite politik yang berseteru itu mengerahkan massa pendukungnya masing-masing sehingga berbuntut pembakaran gedung DPRD Sampang.
Lebih-lebih di antara elite politik itu ada sejumlah ulama yang terkenal kharismanya itu juga ikut terlibat, bahkan membiarkan pengikutnya saling unjuk kekuatan fisik. "Tindakan demikian ini jelas-jelas dilarang agama Islam," tukasnya.
Mengutip Quran Surat Al-Hujarat ayat 9, artinya kalau ada pihak dari orang-orang mukmin itu berselisih dan dikhawatirkan terjadi pertengkaran fisik, kita diperintah mendamaikan kedua kelompok itu. Kalau di antara pihak yang berselisih itu ada yang ngotot, hendaknya diberi pelajaran yang patut, sampai pihak yang ngotot tersebut kembali kepada kebenaran (A Quran).
Untuk mendinginkan suasana, IPAI yang memiliki anggota 100 orang penghafal Al Quran itu berencana menggelar Istighosah di Masjid Rakhmad, Jl. Kembang Kuning, Jumat (15/9). Doa bersama tersebut untuk memohon kepada Allah SWT agar para elite politik itu jadi suri tauladan bagi masyarakatnya.
Keprihatinan IPAI ini juga dilontarkan Menhan Prof Dr H M. Mahfud yang merasa malu melihat kasus Sampang. Sebagai warga Sampang, Mahfud mengingatkan politisi Sampang agar berjiwa besar ketika menghadapi perbedaan pendapat dan tak mengorbankan rakyat untuk kepentingan politik dalam kasus pilbup.
Sedangkan LBH Surabaya mengedepankan seruan moral kepada elite politik sekaligus menghentikan pertikaian. LBH juga menyerukan rakyat tidak terjebak pada tindakan kekerasan akibat provokasi. Sebaliknya mengajak semua komponen di Sampang untuk menciptakan suasana damai dalam semangat kebersamaan. (ahn)