back
Serambi MADURA http://zkarnain.tripod.com/
Internet Based Life-long Learning Environment
for Maintaining Professional Vitality

Surabaya
Minggu, 20 Agustus 00
SURYA


Zawawi Sadarkan Elit Lewat Puisi

Surabaya - Ketegangan politik seakan lenyap ketika para politisi, pejabat, masyarakat dan seniman berbaur menjadi satu dalam acara Lesehan Budaya yang berlangsung di halaman gedung DPRD Jatim, Jumat (18/8) malam.

Acara yang mengambil tema 'Secangkir Kopi Untuk Indonesiaku' selain diisi dialog budaya, juga ada orasi hati nurani, musik kebangsaan serta baca puisi. Lesehan Budaya yang dihadiri Ketua DPRD Jatim, Drs H Bisjrie Abdul Djalil, dan Wagub Kesra Jatim, Imam Supardi, ini makin meriah karena budayawan H D Zawawi Imron ikut tampil membacakan puisi. "Zawawi Imron tidak akan jadi Zawawi Imron, Bisjrie Abdul Djalil tidak akan jadi Bisjrie Abdul Djalil, Aribowo tidak akan jadi Aribowo, semuanya berganti nama Indonesia," ungkap Zawawi saat membacakan puisinya.

Ungkapan itu dimaksudkan Zawawi, agar Indonesia ke depan tidak lagi terpecah belah karena kelompok atau golongan, namun semua komponen termasuk para elit politik harus menyatu membangun Indonesia.

Tidak mau kalah dengan para seniman, Ir Farid Al-Fauzi, anggota DPRD Jatim juga ikut tampil membaca puisi. "Kerjanya dewan hanya diskusi dan diskusi. Sementara rakyat tetap terbelenggu dengan kesengsaraan," kata Farid.

Disela acara pembacaan puisi, teater Jaguar Surabaya ikut tampil menyegarkan suasana karena tampil memukau dengan sindiran-sindiran menggelitik kepada pejabat maupun elit politik.

"Pengamat politik kalau masih diluar gelanggang selalu berkoar-koar namun kalau sudah masuk kancah politik, hanya diam seribu bahasa," begitulah salah satu bunyi nyanyian Teater Jaguar.

Amin Mohamad, koordinator Teater Jaguar, mengaku sindiran dalam teater yang dipadu musik tradisional bisa menyentuh hati para pengamat politik, elit politik maupun anggota DPRD. (rid)