back
Serambi MADURA http://zkarnain.tripod.com/
Internet Based Life-long e-Learning Environment
for Maintaining Professional Vitality

Radar Madura
Rabu, 08/11/2000
Jawa Pos


Berpotensi Jadi Lumbung Kedelai
Produksi Capai 34.117 Ton Per Tahun

SAMPANG - Kabupaten Sampang diperkirakan dapat menjadi salah satu lumbung kedelai. "Total produksi kedelai di Sampang kini mencapai 34.117 ton per tahun. Ini dihasilkan dari areal kedelai seluas 20.538 hektar," demikian sambutan plt Bupati Sampang yang dibacakan Sekwilkab Sampang H Erdit Herrunandi SH, dalam acara penilaian lomba insus kedelai tingkat Jatim 2000 di Desa Kara Kecamatan Torjun, kemarin.

Hadir dalam kesempatan tersebut, tim penilai lomba, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sampang Ir Hary, Kepala dinas dan instansi di lingkungan Pemkab Sampang, camat se-Sampang, kades de-Sampang, dan ketua Poktan (kelompok tani).

Menurut Dujaed Kedde, dengan berbagai kekurangan dan kelebihannya, kedelai yang dihasilkan petani di Sampang banyak diminati konsumen baik lokal maupun luar daerah untuk keperluan benih ataupun konsumsi. Usaha penanaman kedelai ini dimulai sejak tahun 1985.

Diungkapkan, daerah sentra penanaman kedelai tersebar di empat kecamatan yakni Kecamatan Torjun, Robatal, Sokobanah, dan Jrengik. "Untuk Kecamatan Torjun dan Jrengik dilaksanakan pada musim kemarau. Sedangkan, untuk Kecamatan Robatal dan Sokobanah dilakukan di musim penghujan," ungkapnya.

Dia menambahkan, kegiatan penanaman kedelai di kelompok Dharma Usaha Desa Kara Kecamatan Torjun merupakan pengembangan dari Desa Tanah Merah yang telah berhasil mengembangkan tanaman tersebut. Luas penanaman di Desa kara mencapai 55 ha, dengan rata-rata produksi per hektar mencapai 1,4 ton. Varietas yang ditanam adalah varietas Wilis.

"Untuk peningkatan produksi, disamping ditempuh melalui peningkatan mutu intensifikasi yaitu dengan perbaikan teknik budidaya, juga ditempuh melalui penggunaan varietas baru yang dianjurkan," kata Dujaed yang juga Pembantu Gubernur wilayah Madura ini.

Kelompok tani Dharma Usaha pada tahun 2000 ini bekerja sama dengan ATM-ROC Taiwan dalam pengembangan varietas unggul baru dimana telah empat varietas yaitu Krakatau, Tampomas, Jaya Wijaya, dan Wilis. Varietas ini bisa diproduksi sebanyak 1,85 ton/ha hingga 3,36 ton/ha.

Dengan terobosan-terobosan baru ini, kata Junaed, diharapkan Poktan Dharma Usaha khususnya dan petani kedelai di Kabupaten Sampang pada umumnya dapat ikut berperan aktif dalam mewujudkan tekad pemerintah dalam pencapaian swasembada kedelai. (sor)