back
Serambi MADURA http://zkarnain.tripod.com/
Internet Based Virtual Life-long Learning Environment
for Maintaining Professional Vitality

Radar Madura
Selasa, 25 April 2000
Jawa Pos


BKR Melati Raih Juara I Lomba BKR Tingkat Propinsi

PAMEKASAN - Kelompok Bina Keluarga Anak dan Remaja (BKR) Melati Lingkungan Asta Kelurahan Bugih akhirnya terpilih menjadi juara pertama Lomba BKR tingkat Propinsi. BKR Melati berhasil menyingkirkan tiga BKR lainnya di Jawa Timur yang sama-sama masuk dalam nominasi tingkat Propinsi, yaitu BKR dari Kabutan Blitar, Ngawi dan Jombang. Penilaian terhadap aktifitas BKR Melati dilakukan oleh Tim Penilai Gabungan dari Jawa Timur pada awal April lalu. Tim penilai dipinpin oleh Drs Lili Halimi Siswoyono M.Si. Sementara penerimaan hadiah dan piagam dilaksanakan pada tangal 8 April lalu di Hotel Utami Surabaya oleh Wagub Bidang Kesra, Drs Imam Supardi, mewakli Gubernur Jawa Timur Imam Oetomo.

Menurut Kepala Kantor BKKBN Pamekasan, Drs Imam Hanafi Basar, BKR Melati berhasil meraih juara pertama, karena unggul di tiga aspek penilaian, yakni dari aspek Input, proses maupun out put. Dari aspek input BKR Melati dinilai dapat bekerja optimal karena dukungan dari instansi terkait, misalnya BKKBN, Bappeda, Dinas dan Departemen Kesehatan, Depdiknas, Dinas Sosial, Depag dan dari Bupati Kepala Daerah sendiri.

"Berkat dukungan itulah, hampir semua elemen program kegiatan yang ada dalam BKR Melati ini bisa berjalan baik. Sehingga missi BKR benar benar terasa bagi ibu-ibu anggota lembaga ini. " tutur Imam Hanafi. Menurut dia target pokok agar anak dan remaja serta ibu-ibu anggota BKR ini bisa menyerap missi dari program BKR ini. "Ending dari BKR ini kan anak dan remaja yang jadi sasaran, yakni bagiamana mereka bisa memahami tentang program BKKBN dan program lain yang berkaitan dengan kepentingan masa depannya," imbuh Imam.

Sementara dari aspek proses, BKR Melati Pamekasan dinilai berhasil memadukan keterikatan sektor-sektor terkait dengan program kongkrit organisasinya. Artinya antar intansi terkait, terdapat jalinan komunikasi yang baik sehingga program BKR maupun tujuan yang ingin dicapainya bisa dilalui dengan lancar dan tidak ada hambatan. "Jelas sekali dari aspek proses ini, tidak bisa dipisahkan dengan instansi pendukung itu, "kata Imam.

Sementara dari aspek Out Put, lanjut, Imam Hanafi, kader-kader BKR Melati benar benar faham tujuan organisasi. Dan materi kegiatan diberikan oleh para kader pada anggota organisasinya sesuai dengan aturan dan program. Al-Hasil banyak mebantu kebutuhan kongkrit anggota BKR yang berjumlah sekitar 52 orang dan secara umum bisa membantu masyarakat berupa pemberian infiormasi dan konsultasi kesehatan dan reproduksi remaja.

"Selain dari itu juga banyak program kegiatan kerajinan yang, yang secara tidak langsung memberikan nilai tambah keterampilan lain bagi anggota maupun kader BKR. Itu semua sangat kongkrit dan dilihat secara langsung oleh Tim penilai," tandas Imam. (dwi)