back
Serambi MADURA http://zkarnain.tripod.com/
Internet Based Virtual Life-long Learning Environment
for Maintaining Professional Vitality

Radar Madura
Rabu, 01 Maret 2000
Jawa Pos


STAI YUNISMA Ganti Universitas Islam Madura
Sambut Otonomi dan Provinsi Madura

PAMEKASAN - Di era otonomi daerah dan maraknya isu provinsi Madura, tampaknya mendapat respon positif dari Sekolah Tinggi Agama Islam Madura (STAI YUNISMA) yang berlokasi di Ponpes Miftahul Ulum Bettet Pamekasan. Berdasar hasil rapat Yayasan yang dihadiri seluruh civitas akademik, pengurus dan Ketua Yayasan R. KH. Abdul Hamid Mu'in, beberapa hari lalu, disepakati untuk mengembangkan STAI YUNISMA menjadi Universitas Islam Madura (UIM). Imam Syafii, Pelaksana Harian Yayasan mengatakan, dalam menyikapi pelaksanaan otonomi daerah dan terwujudnya provinsi Madura perlu dipersiapkan sejak dini para Sumber Daya Manusia (SDM) Madura. Karena itu, kata Imam Syafii, Perguruan Tinggi di Madura sebagai tempat melahirkan SDM-SDM profesional, juga perlu menyiapkan program apa yang menjadi kebutuhan bila Madura menjadi Provinsi.

"STAI YUNISMA sebagai peruguruan tinggi Islam di Madura akan mengembangkan program studi yang menjadi kebutuhan masyarakat Madura. Yaitu, STAI YUNISMA akan diganti menjadi Universitas Islam Madura (UIM). Tentu fakultas-fakultas yang ada akan detambah sesuai kebutuhan masyarakat Madura," tulis Imam.

Menurut UIM akan dibuka pada tahun akdemik baru ajaran 2000/2001 dengan tambahan Fakultas Pertanian dengan program studi hortikultura, agronomi dan agrobisnis. Fakultas Hukum dengan program studi ilmu hukum. Fakultas Teknik dengan program teknik informatika dan teknik komputer.

Sedangkan Fakultas Ekonomi dengan program studi manajemen dan akuntansi. Fakultas MIPA dengan program studi ilmu komputer dan biologi/kimia. Fakultas Pendidikan dengan program studi bahasa inggris, matematika, pendidikan jasmani dan teknologi pendidikan. Serta Fakultas Agama Islam dengan program studi tarbiyah dan syari'ah.

Ditegaskannya, upaya pengembangan fakultas dengan kebutuhan program studi STAI YUNSIMA dalam rangka memenuhi kebutuhan diferensiasi kajian keilmuan dan menyiasati hadirnya Idustrialisasi masyarakat Madura. Fenomen ini, lanjutnya, perlu diantisipasi setelah Presiden RI KH. Abdurrahman Wahid memberikan lampu hijau dalam pembangunan jembatan suramadu.

"Sehingga dengan hadirnya perguruan tinggi yang representatif sesuai kebutuhan masyarakat Madura, bisa membantu dan mempersiapkan SDM Madura sebagaimana peluang dan tantangan Industrialisasi di masa mendatang di Madura," tegas Imam. (ham)