back
Serambi MADURA http://zkarnain.tripod.com/
Internet Based Life-long e-Learning Environment
for Maintaining Professional Vitality

Radar Madura
Rabu, 09/11/2000
Jawa Pos


Prihatin Seni Rupa Madura

PAMEKASAN - BUDI Haryanto adalah salah sorang perupa di Pamekasaan dan yang ikut berduka atas kurang geregetnya perkembangan kesenian khususnya seni rupa di daerahnya. Lelaki kelahiran Pamekasan 15 Oktober tahun 1975, yang kini menjadi guru Seni Rupa di SMU Negeri I Pademawu mengharap semua elemen masyarakat khususnya kalangan pejabat untuk memikirkan persoalan tersebut.

Lulusan IKIP Negeri (kini Universitas Negeri Surabaya) Surabaya tahun 1997 ini, terus menilai dan mencari latar belakang penyebab mengapa publik Pamekasan masih juga kurang optimal menghargai karya seni. Menurut dia selain karya seni khususnya seni rupa belum menjadi kebanggaan bagi publik Pamekasan, yang tak kalah pentingnya adalah respon aparat dan pejabat pemerintah terkait dibidang ini kurang objektif dan optimal.

"Bagaimana tidak mas dalam Pameran yang kami lakukan di Gedung Pembantu Gubernur beberapa waktu lalu, aparat terkait yang kami undang tidak hadir. Nah bagaimana bisa mereka akan menghargai karya seni para semiman di daerahnya, jika untuk soal hadir dalam undangan saja mereka tidak bisa, " ungkapnya penuh kecewa.

Padahal kata dia, karya seni yang dihasilkan oleh perupa perupa Pamekasan dan Madura pada umumnya, tidak kalah kualitasnya dibandingkan dengan hasil perupa lainnya. Dan yang paling pokok, nuansa ke Maduraan yang kental dari hasil karya seni rupa mereka ternyata juga belum ditangkap secara mendalam oleh publik Pamekasan.

"Memang kalau begini kondisinya, kita harus berpulang kepada asumsi bahwa kematangan dan penghargaan terhadap seni bagi masyarakat tergantung pada kondisi pendidikan dan ekonominya. Namun jika publik Madura konsiten dengan jati dirinya, maka ia akan tahu dalam karya seni rekan rekan itu ditampilkan wajah Madura yang sebenarnya. Bukan wajah Madura yang bopeng yang penuh kamuvlase seperti yang kita temukan selama ini, " paparnya.

Sebagai seorang perupa, Boedi - demikian panggilan akrapnya - dirinya cukup berusaha untuk melemparkan tema dan ide yang tengah muncul. Kemudian silahkan masyarakat menangkap apa makna yang terkangdung dalam karya seni ini. Lantas apa yang dilakukannya untuk mengembangkan profesinya dibidang seni rupa ini ? Dia mengaku aktif mengikuti berbagai kegiatan bidang Seni Rupa, misalnya berbagai pameran di Subaraya maupun kota kota besar lainnya. (dwi)