back
Serambi MADURA http://zkarnain.tripod.com/
Internet Based Life-long e-Learning Environment
for Maintaining Professional Vitality

Radar Madura
Jumat, 20/10/2000
Jawa Pos


Bandaran Wakil Madura Dalam Lomba P2WKSS Tingkat Jatim

PAMEKASAN - Ternyata aktifitas keperempuanan di Pamekasan cukup baik dan dinamis, buktinya salah satu desa di Kecamatan Tlanakan yakni desa Bandaran mewakili Madura dalam penilaian P2WKSS ( Peingkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera, tingkat Jawa Timur. Kamis kemarin Tim Penilai Tingkat Jawa Timur melakukan penilaian ke Desa yang terletak pesisir selatan Pamekasan itu.

Ny. Tutuk Zadi Astuti, Kepala Bagian Pemberdayaan Perempuan Pemprop Jatim, yang juga menjadi salah seorang anggota tim penilai mengatakan penilaian P2WKSS ini merupakan bagian dari program Pembangunan Masyarakat Desa, dengan melibatkan berbagai Instansi atau dinas terkait sesuai dengan kebutuhan, miasalnya Dinas Kesehatan, bagian pemberdayaan perempuan, Dinas Pertanian, Perindustrian, Koperasi dan pembinaan Pengusaha Kecil dan lain sebagainya. Tujuan penilaian ini memotivasi agar wanita benar benar bisa optimal memberikan kontribusi pada pelaksanan pembangunan.

Dikatakan Pamekasan mewakili Madura dalam penilaian tingkat Propinsi setelah sebelumnya berhasil meraih juara tingkat Pembantu Gubernur di Madura. Penilaian tingkat Poropinsi ini diikuti oleh 7 Wilayah Kerja se Jawa Timur diantaranya Tuban, Kodia Madiun, Kodia Kediri. Penilaian di Pamekasan ini merupakan penilaian yang ke empat. Program ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ibu. Sebelumnya penghargaan diberikan oleh Ibu Menteri Pemberdayaan Perempuan tapi tahun ini akan mendapatkan penhargaan dari Gubernur Jawa Timur.

Aspek spek yang dinilai ada sekitar 18 aktifitas kewanitaan. Diantaranya program penerangan secara umum, pelaksanaan BKB ( Bina Keluarga Balita), UP2K, Bidang Agama, Kesehatan, Posyandu, 10 program Pokok PKK, Koperasi, Perdagangan dan Industri, Rumah Sehat (Kesehatan, dan soal kesehatan lingkungan. "Semuanya aspek yang dinilai adalah berbagai ektifitas yang melibatkan wanita. Sejauhmana kaum wanita disini terlibat dalam aspek aspek itu, " jelas Ibu Tutuk.

Camat Tlanakan Drs Herman Kusnadi mengatakan, terpilihnya Desa Bandaran menjadi wakil Madura dalam penilaian ini, sesuai dengan potensi dewa dan dinamika masyarakatnya. Menurut dia, Desa Bandaran termasuk desa yang ada di pinggir pantai namun memiliki dinamika yang sangat tinggi dalam berbagai aspeknya. Termasuk aspek pendidikan, aspek ekonomi, keagamaan dan lain sebagainya.

"Anda tahu sendiri, bahwa sekalipun tanpak sangat sederhana pola kehidupan dan sosial budayanya, namun masyarakat di desa ini sangat dinamis, Sekolah, Pondok Pesantren, ekonomi dan Bisnis semuanya jalan. Kegiatan remaja, olah raga dan kesehatan dan kesenian juga semuanya jalan. Termasuk kalangan ibu-ibunya. Mereka tidak mau kalah banyak aktif dalam berbagai bidang kegiatan, "jelasnya.

Sementara itu Kepala Desa Bandaran H. Moh Rasyid, mengucapkan terima kadih pada semua pinpinan instansi terkait yang telah banyak membina warganya sehingga desanya menjadi wakil Madura dalam penilaian P2WKSS ini. "Selain itu juga kami haturkan terima kasih atas warga yang telah memahami tentang pentingnya pemberdayaan wanita, sehingga juga bisa melakukan aktifitas yang bisa menunjang kehidupan desa dan daerahnya, " ujar H. Moh rasyid. (dwi)