back
Serambi MADURA http://zkarnain.tripod.com/
Internet Based Life-long Learning Environment
for Maintaining Professional Vitality

Radar Madura
Rabu, 20 September 00
Jawa Pos


Pascasarjana Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Surabaya di Pamekasan Dibuka
Prof Drs Toho Cholik: "Jangan Hanya Mencari Secarik Kertas"

PAMEKASAN - Tekad Universitas Madura (Unira) untuk membuka program S2 kini jadi kenyataan. Pascasarjana (S2) program Magister Pendidikan hasil kerjasama Unira dengan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) kemarin dibuka secara resmi oleh Rektor Unesa Surabaya Prof Drs Toho Cholik Mutohir, M.A., Ph.D., di Pendopo Kabupaten Pamekasan.

Rektor Unira Drs H. Amiril dalam sambutannya mengatakan Unira masih belum mampu untuk mendirikan program Pascasarjana, namun dari semangat itu terus mengggebu. "Sukur pada saat semangat itu muncul ada Unesa yang berbaik hati melakukan kerjasama, sehingga semangat yang besar ini bisa berpadu dengan dukungan sistem, maka program ini bisa berjalan, " ungkap Drs A. Miriul.

Menurut dia untuk sementara jurusan yang dikembangkan dalam kersjasama ini masih satu program yakni Manajemen Pendidikan. Sebenaranya juga ditawarkan juruasan Bahasa dan Sastra, namun jurusan tersebut kurang peminat. " Program Manajemen Pendidikan ini memang banyak menarik minat di Pamekasan, karena rata rata diikuti oleh kalagan pendidik baik yang ada ditingkat SLTP, SLTA mupun di perguruan tinggi, " katanya.

Menurut Amiril Amiril, dengan mengikuti progran Magister Pendidikan bidang Manajemen Pendidikan, maka para tenaga pendidik di Pamekasan ini akan bisa mengikuti perkembangan mutakhir metodo kependidikanan dan menejemen kependidikanan. "Nah disinilah kita dituntut untuk juga responsif melakukan perubahan atas kondisi riil menejemen pendidikan yang kita lakukan sebelumnya, " tegasnya.

Sedangkan Rektor Unesa Prof Drs Toho Cholik Mutohir, M.A., Ph.D., mengatakan Unesa benar benar serius ingin membantu para mahasiswa di Pamekasan. Menurut dia, saking seriusnya keinginan itu, semua jajaran pinpinan di Unesa saat acara pembukaan Program S2 di Pamekasan ini semuanya ikut. "Ini luar biasa, tekat kami untuk membantu bapak bapak melanjutkan studi di S2, " ujar Cholik.

Selain itu ia juga mengaku sangat salut atas ketegasan sikap para mahasiswa program S2 Manajemen Pendidikan di Pamekasan. Menurut dia pada saat kondisi ekonomi kita tidak menentu, masih banyak para pendidik di Pamekasan yang bersedia meyisihkan dananya untuk kepentingan pengembangan pendidikannya. "Terus terang saya salut kepada niat dan tekad bapak sekalian ini, " puji Cholik.

Toha menyarankan agar dalam menekuni pendidikan di jenjang S2 manajemen Pendidikan ini, para mahasiswa harus berniat untuk mengembangkan pengetahuan ,keterampilan dan wawasannya dalam bidang pendidikan. "Jangan hanya berorientasi pada secarik kertas ijazah, itu tidak benar. Kehadiran anda di program ini harus ada niatan untuk mengembangkan pendidikan di daerah ini, " katanya.

Jumlah mahasiswa S2 Program Manajamen Pendidikan tahun angkatan pertama sebanyak 45 orang. Mereka berasal dari tiga kabupaten di Madura yakni Sumenep, Pamekasan dan Sampang. Sememtara dari latar belakang perkerjaannya, mereka rata rata banyak kalangan pendidik, baik SLTP, SLTA, Perguruan Tinggi bahkan pondok pesantren. (dwi )