back
Serambi MADURA http://zkarnain.tripod.com/
Internet Based Life-long Learning Environment
for Maintaining Professional Vitality

Radar Madura
Kamis, 31 Agustus 00
Jawa Pos


Pamekasan Akan Bangun Rumah Sakit Rujukan se Madura

PAMEKASAN - Kabar gembira bagi masyarakat Pamekasan dan warga Madura secara umum. Tidak lama lagi di Pamekasan akan dibangun rumah sakit yang refresentatif untuk menjadi rumah sakit rujukan se Madura. Kepastian tentang pembangunan rumah sakit itu tercetus kemarin setelah sejumlah pejabat penting Departemen Kesehatan RI berkunjung ke Pamekasan guna meninjau lokasi.

Bupati Pamekasan Drs Dwiatmo Hadiyanto saat didampingi Kabag Humas Drs Hadisoewarso mengatakan, pejabat tinggi Depkse RI yang Selasa kemarin datang ke Pamekasan sebanyak tiga orang dipimpin oleh Derektur Pelayanan Medis Depkses RI Achmad Sukardiman. Selain meninjau lokasi, mereka juga menyempatkan meninjau RSUD Pamekasan. Mereka menilai RSUD Pamekasan cukup bersih dan tertata baik.

Menurut Hadisoewarso para pejabat tinggi Depkses itu menegaskan bahwa Pamekasan sudah pantas untuk memiliki rumah sakit rujukan. Rumah sakit dimakud nantinya merupakan pengembangan dari RSUD yang ada. Karena itu dia menyarankan agar segala sesuatunya dipersiapkan, termasuk persiapan tenaga medis maupun persyaratan lainya untuk pengembangan RSUD Pamekasan sendiri. "Sudah waktunya Madura ini memiliki Rumah sakit yang refresentatif untuk melayani pasien yang membutuhkan peratwatan ekstra agar tidak usah ke Surabaya," ungkap Dwiatmo.

RSUD Pamekasan sendiri selama ini terus menjadi tumpuan perawatan pasien baik yang berasal dari Sumenep maupun Sampang. Karena daya tampungnya yang terbatas, maka muncul pemikiran untuk membangun rumah sakit rujukan. Alasannya banyak pasien yang tidak bisa ditangani di RSUD ini dibawa ke Surabaya banyak meninggal ditengah perjalanan.

Rencana pembangunn rumah sakit rujukan ini sebenarnya telah muncul sejak Pamekasan dipimpin oleh mantan Bupati Pamekasan Drs Soebagio. Kemudian rencana itu ditindak lanjuti oleh Drs Dwiatmo Hadiyanto, dan ternyata berhasil. Dana yang akan digunakan untuk membangun Rumah sakit hampir Rp 200 miliar berasal dari bantuan hibah dari pemerinrtah Jepang.

Keberhasilan Pamekasan mendapat bantuan dari negeri sakura ini berkat kejelian Drs Dwiatmo Hadiyanto. Konon pada saat melihat ada peluang, Dwiatmo langsung mempersiapkan proposal secara matang. "Untuk kesempurnaan proposal itu, kami harus meminta bantuan kosultan sehingga rencana pembangunan rumah sakit ini benar-benar matang," ujar Dwiatmo.

Menurut rencana rumah sakit rujukan itu akan dibangun diatas lahan milik negara dengan luas lebih dari 5 hektar, lokasinya di Jl Trunojoyo depan Kantor Pengadilan Negeri Pamekasan . Selain lahan yang tersedia cukup luas dan letaknya setrategis, dilokasi tersebut diperkirakan tidak akan kekurangan air, yang menjadi kebutuhan pokok dalam pembangunan sebuah rumah sakit. (dwi)