back
Serambi MADURA http://zkarnain.tripod.com/
Internet Based Life-long Learning Environment
for Maintaining Professional Vitality

JAWA TIMUR
Kamis, 14 September 00
Surabaya Post


Pengelola Rebutan, Universitas Darul Ulum Ditutup

Jombang - Surabaya Post

Universitas Darul Ulum (Undar) Jombang ditutup. Semua kegiatan kampus untuk sementara dihentikan, sampai ada penyelesaian dari Hj Djumiatin Wahab, istri pendiri Undar almarhum KH Mustain Romli, kepada pimpinan yayasan yang baru KH A. Dimyati Romli SH.
Selain itu, Kiai Dimyati juga mensyaratkan akan membuka kembali Undar, bila sudah ada pengembalian nomor rekening yayasan kepada ketua yayasan yang baru. Selama itu belum dipenuhi pengelola lama, Undar tetap akan ditutup.
Penghentian kegiatan kampus itu mulai berlaku, Rabu (13/9). Akibat penutupan mendadak itu, para karyawan, dosen, dan mahasiswa yang akan ke kampus, terkejut. Mereka tidak bisa bekerja dan melakukan kegiatan di kampus, karena pintu gerbang di kunci.

Perseteruan Keluarga

Dari pantauan di lapangan, sebagian mahasiswa dan karyawan kemudian membuka paksa pintu gerbang dan tetap melakukan aktivitas. Melihat banyak yang tidak mengindahkan pengumuman, maka pada sore harinya yayasan mengelas pintu gerbang kampus.
Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, keputusan itu merupakan puncak dari perseteruan antara dua kelompok pengelola Universitas Darul Ulum (Undar). Yakni antara kubu Hj Djumiatin Wahab dengan anak tirinya, Lukman Hakim SH.
Lukman yang pernah menjabat Rektor Undar sepeninggal KH Mustain Romli itu, diturunkan dari jabatannya oleh ketua yayasan yang saat itu dijabat Hj Djumiatin. Lukman bersedia lengser dengan kompensasi, dijadikan ketua yayasan.
Sedangkan posisinya digantikan Mujib Mustain SH MSi, adiknya atau putra Hj Djumiatin. Dalam perjalanan, antara ketua yayasan dengan penasihat yayasan yang dijabat Nyai Tien, panggilan Hj Djumiatin sering silang pendapat.
Kedua kubu itu akhirnya pecah. Kubu Nyai Tien membentuk struktur pengurus yayasan baru yang diketuai dr Makmuratus Sakdiyah, putrinya sendiri. Pertentangan kedua kubu itu semakin kenceng, sehingga untuk menengahi perseteruan itu sejak 19 Agustus lalu tampil KH Dimyati Romli SH, adik almarhum KH Mustain Romli, pendiri yayasan Darul Ulum.
Namun perseteruan itu belum berakhir. Bahkan pertentangan semakin meluas. Puncaknya, akhir pekan kemarin saat dilakukan pelantikan pejabat rektorat yang baru. Yayasan minta ditunda, karena belum mendapat persetujuan. Belakangan Rektor Undar, Mujib Mustain tetap melantik hari itu juga. Sehingga sengketanya kian tajam.
"Katanya mau islah demi kebaikan bersama. Tapi nyatanya, pelantikan pejabat struktural Undar, Sabtu (9/9) kemarin yang sudah disepakati ditunda, tetap dilaksanakan. Yayasan malah ditinggal. Ini kan namanya tidak ada iktikad baik," kata KH Dimyati Romli, saat dikonfirmasi, Rabu (13/9).
Selain itu, tambahnya, kesepakatan untuk mengadakan rapat pada Selasa (12/9) dengan agenda membentuk pejabat strutural Yayasan Undar tidak ditepati Nyai Tien. Karena itu, kampus Undar sekarang tertutup untuknya.
Sementara Ny Djumiatin Wahab dan Rektor Undar, Mujib Mustain SH MSi, yang dikonfirmasi tidak ada di tempat. Demikian juga ketua yayasan versi Nyai Tien, dr Makmuratus Sakdiyah, saat dikonfirmasi menolak memberi komentar. (fat)