back
Serambi MADURA http://zkarnain.tripod.com/
Internet Based Virtual Life-long Learning Environment
for Maintaining Professional Vitality

JAWA TIMUR
Jumat, 19 Mei 2000
Surabaya Post


Tak Sesuai Bestek, Jalan Bantuan Bank Dunia Dibongkar

Bangkalan - Surabaya Post

Komisi D DPRD Bangkalan memerintahkan pelaksana proyek bantuan bank dunia bernilai miliaran rupiah di Jl. Halim Perdana Kusuma (jalan lingkar timur) dan Jl. Martadinata (jalan lingkar barat), membongkar kembali. Karena ditemukan beberapa bagian dari pengerjaan proyek tahap awal ini tidak sesuai bestek.
Dari temuan di lapangan saat peninjauan, komisi yang membidangi pembangunan ini memanggil Kepala Dinas Bina Marga, Pimpinan proyek, dan kontraktor yang mengerjakan proyek, Rabu (17/5), di ruang komisi DPRD Bangkalan.
"Setelah kami meninjau di lapangan, ternyata pelaksanaan proyek jalan ring road di beberapa bagian tidak memenuhi bestek. Kami meminta agar proyek bantuan Bank Dunia itu dibongkar," kata Ketua Komisi D DPRD Bangkalan, Drs Hakam Gufron, pada wartawan.
Kejanggalan dalam pelaksanaan proyek tahap awal ini, katanya, di antaranya batu yang digunakan kurang dari persyaraatan. Batunya kurang keras dan tidak sesuai mutu yang seharusnya. Begitu pula kedalaman sisi pinggir jalan kurang dari ketentuan. "Sesuai ketentuan dalam besteknya, kedalaman jalan seharusnya 35 cm. Setelah kami lakukan pengecekan, kedalamannya antara 15-30 cm," ujarnya.
Kepala Dinas Bina Marga Bangkalan Ir Tamar Djaja yang didampingi Pimpro Ir Dwi Dayanto mengakui ada sebagian batu yang tidak memenuhi syarat, namun sudah dikembalikan diganti dengan sesuai ketentuan. "Memang ada di beberapa bagian jalan kedalamannya kurang dari yang ditentukan. Itu karena saat digali ada batu, sehingga kedalaman tidak sampai 35 cm," katanya.
Dari pertemuan itu Komisi D DPRD Bangkalan tetap meminta bagian yang tidak sesuai bestek, dibongkar. Pihak Dinas PU Bina Marga Bangkalan, berpendapat sama, bila ada yang ditemukan menyimpang. Akhirnya, seusai pertemuan siang hari, Komisi D DPRD Bangkalan dan pihak terkait proyek peningkatan jalan ini meninjau lagi ke lapangan.
Data yang diterima Surabaya Post, proyek pelebaran Jl. Halim Perdana Kusuma didanai Rp 1,8 miliar lebih, dengan panjang jalan 2,775 km, sedang Jl. Martadinata senilai Rp 433.198.000. Dan STA (station) terakhir serta jembatan junok plus PPN sebesar Rp 1,29 miliar lebih. Proyek bantuan Bank Dunia ini dikerjakan April 2000, dan diperkirakan rampung tahun 2001. (kas)