back
Serambi MADURA http://zkarnain.tripod.com/
Internet Based Virtual Life-long Learning Environment
for Maintaining Professional Vitality

JAWA TIMUR
Rabu, 17 Mei 2000
Surabaya Post


Pembantaian Keluarga 'Dukun Santet'
Otak Pelaku Tetangganya Sendiri

Bangkalan - Surabaya Post

Delapan tersangka yang menjadi otak dan pelaku pembantaian terhadap satu keluarga yang dituduh dukun santet, dan menewaskan dua orang serta satu orang luka parah di Desa Tagungguh, Kec. Tanjung Bumi, masih tetangga keluarga korban.
"Yang diduga menjadi otak dari pembunuhan dua wanita itu anak dari salah seorang tetangga korban yang menderita sakit perut membesar. Korban dituduh sebagai penyebab orangtuanya sakit berat," kata petugas Polres Bangkalan, Selasa (16/5).
Seperti diberitakan Surabaya Post Senin (14/5), satu keluarga yang anggotanya perempuan semua, dibantai beberapa orang. Dua tewas, dan seorang luka berat, terkena benda tumpul. Barang bukti yang diamankan petugas, berupa kayu dan batu.
Padahal, saat diperiksakan secara medis, orangtua salah satu pelaku pembantaian dinyatakan sakit lever dan komplikasi. Namun anaknya tetap bersikeras korban yang telah melakukan guna-guna.
"Ini masalah lama. Pernah didamaikan tokoh masyarakat setempat. Tiba-tiba dua orang perempuan yang sudah tua itu dihabisi juga," ujarnya.
Kapolsek Tanjung Bumi Letda Pol H Nuriadi SH mendampingi Kapolres Bangkalan, Letkol Pol Drs Achmadi, membenarkan delapan tersangka masih tetangga korban. Kini perkaranya sedang ditangani di Polres Bangkalan. "Berkasnya pemeriksaan dipercepat agar segera bisa disidangkan," katanya.
Dijelaskan, saat peristiwa, penanganan korban pembantaian terkatung-katung di Puskesmas Tanjung Bumi. Pihak Puskesmas beralasan mobil ambulans rusak, sehingga untuk dibawa ke Rumah Sakit Bangkalan dibawa mobil lain.
"Saya tidak tega melihat kondisi korban. Masak kehidupannya seperti itu dituduh tukang santet. Satu keluarga tiga perempuan sudah tua dan seorang anak laki-laki. Rumahnya reyot beralaskan tanah. Hidupnya susah, berakhir dengan tragis," ujar Kapolsek yang turun membantu saat penguburan jenazah. (kas)