back
Serambi MADURA http://zkarnain.tripod.com/
Internet Based Life-long e-Learning Environment
for Maintaining Professional Vitality

JAWA TIMUR
Kamis, 12 Oktober 2000
Surabaya Post


Ketua DPRD: Buktikan Jika Dewan Terima Uang

Bangkalan - Surabaya Post

Ketua DPRD Bangkalan, KH Drs Moh. Syafik Rofi'i memberi kesempatan pada siapa pun untuk membuktikan bila dewan mendapatkan Rp 1,5 miliar agar menerima lapenjab Bupati Moh. Fatah.
"Isu money politics berkaitan dengan lapenjab, hanya ulah orang yang ingin menjatuhkan kredibilitas DPRD Bangkalan," katanya, Rabu (11/10). Kalau DPRD menerima uang misalnya Rp 30 juta/orang (45 anggota Dewan), ramai di masyarakat. Ini pasti segera diketahui.
Kalau bupati mau memberi uang pada DPRD mestinya memakai kurir. Begitu pula dari DPRD, akan memakai kuir pula untuk menerima pemberian. "Kurir itu pasti akan bocor pada orang lain. Dan semua anggota DPRD akan bertanya-tanya tentang jatahnya itu anggota dewan tidak terpengaruh dengan fitnah itu," tegasnya.
Seperti diketahui dalam lapenjab ke-2 Bupati Bangkalan, semua fraksi (FKB, FPDIP, FTNI/Polri, FPAU, dan FPG) menerima dengan catatan. Fraksi mayoritas, FPKB pada lapenjab ke-1 menolak, kali ini menerima karena jawaban Bupati lebih terinci. Namun ada penekanan kebocoran anggaran tidak terjadi lagi. Bila tidak berubah, FPKB tidak akan pernah menerima lapenjab bupati berikutnya.
Kiai Syafik mengakui DPRD Bangkalan selalu disorot masyarakat dan LSM. Mereka menilai dewan tidak aspiratif. "Padahal dewan lebih responsif dibanding sebelumnya. Semua persoalan ditindaklanjuti," tegas Ketua PKB Bangkalan.
Memang ada masyarakat yang tidak mengerti wewenang DPRD. Misalnya bila ada persoalan yang masuk ke dewan, harus diselesaikan secara hukum, akan diserahkan ke Kepolisian, Kejaksaan, hingga ke Pengadilan.
Tentang SDM Dewan, kata ia lihat lebih baik karena melalui penyaringan yang ketat pemilu lalu. Ada satu-dua yang tidak banyak berbuat. "Dari 45 anggota, 40 orang, kinerjanya saya nilai baik sebagai wakil rakyat," ujarnya. (kas)