Make your own free website on Tripod.com

PadepokanVirtual
Serambi
DEPAN
Serambi
KAMPUS
Serambi
MADURA
Serambi
INFORMASI
Serambi
PUSTAKA
Serambi
PANEPEN
Serambi
INTERNET
Serambi
PUISI
Serambi
KLINIK
Internet Based Life-long Learning Environment for Maintaining Professional Vitality

Webmaster

Informasi

PadepokanVirtual


Serambi DEPAN
First time visit?
Please kindly click this.

Serambi KAMPUS
Serambi INFORMASI
Serambi PUSTAKA
Serambi PANEPEN
Serambi INTERNET
Serambi MADURA
Serambi PUISI
Serambi HOBI
Serambi KLINIK

EXIT
Content is being added
on monthly basis, so please
visit often

Mailing List


Jika ingin bergabung dengan
PadepokanVirtual Mailing List, masukkan alamat E-mail Anda disini:



URL

http://w3.to/padepokan
http://welcome.to/madura
http://travel.to/kampus

    Hosted by

    Submit your URL for free at

    Add Me!

    Last updaated:
    September 13, 2000

     



PadepokanVirtual gets over hits since 16 December 1998

Wacana Pencerahan

Meningkatkan Kemampuan Teknologi Bangsa
BARU-baru ini, Prof Jeffrey Sachs dari Universitas Harvard menulis artikel, The New Map of the World (The Economist, edisi 24-30 Juni, 2000). Dalam artikel itu Prof Sachs mengemukakan, dunia kini tidak lagi terbagi-bagi oleh ideologi, tetapi teknologi. Dilihat dari sudut teknologi, kata Prof Sachs, dunia kini terbagi menjadi tiga kelompok. (1) Kelompok technological innovators, mencakup 15 persen dari penduduk dunia, tetapi menguasai seluruh inovasi teknologi di dunia. (2) Kelompok technological adopters, mencakup sekitar separuh penduduk dunia, yaitu kelompok bangsa-bangsa yang mampu menguasai teknologi-teknologi baru hasil inovasi, terutama teknologi produksi dan konsumsi. (3) Kelompok technologically excluded, mencakup sekitar sepertiga penduduk dunia, yaitu kelompok yang tidak mampu memperbaharui teknologi tradisional mereka dan tidak mampu menguasai inovasi-inovasi yang dihasilkan masyarakat di luar wilayah mereka.

Demokrasi Indonesia
DALAM usaha menemukan tapak jalan yang sedekat mungkin kepada kebenaran untuk langkah-langkah pertama kita beranjak menuju ke Indonesia Baru, marilah kita sempatkan sejenak menyusur kembali pertumbuhan kebangsaan dan kenegaraan kita ke masa lampau yang semoga tidak terlalu jauh. Kita mulai dengan sedikit menelusuri tumbuhnya konsep "Indonesia". Sebenarnya, perkataan "Indonesia" adalah suatu peristilahan antropologi, bersama "Melanesia", "Mikronesia", dan "Polinesia".

Di Balik Senyum Sang Jenderal
TAK dapat dipungkiri Soeharto adalah satu dari sedikit manusia langka. Spekulasi tentangnya mencakup latar belakang keluarga, budaya, pendidikan, dan strategi yang dipakai orang yang pernah dipilih oleh Asiaweeks sebagai "orang yang paling berkuasa di Asia" merebak di mana-mana. Kali ini Laboratorium Psikologi Sosial Fakultas Psikologi Universitas Indonesia melakukan penelitian lebih jauh mengenai perilaku politik Soeharto.


Guru dan Malu
Pendidikan dan Pembangunan Ekonomi
Econit: Tahun 2000 Reinkarnasi Ekonomi Indonesia
Prisma Pergeseran Budaya Jawa ke Budaya Indonesia
Kejelasan, Senda Gurau, dan Gus Dur
Pluralisme
Banyak Konflik karena Urusan Simbolisme
Teknologi dan Dampak Kebudayaannya
Api nan Akhirnya Padam
Menutup Deppen, Membuka Komunikasi
Ketimpangan Budaya Politik: Benalu dalam Reformasi
Pemilihan Presiden dan Gagalnya Demokratisasi

Kampanye Pita Putih


This Web Site's Statistics
Nedstat Counter
We welcome your comments regarding
how we can make this better web site and hope you enjoy the PadepokanVirtual

© Copyright 1998-1999 PadepokanVirtual
All Rights Reserved
All Wrongs Re-Engineered